PENGUATAN KAPASITAS PETANI MELALUI EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PERTANIAN
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan hanya penting diterapkan di dunia industri, tetapi juga di sektor pertanian. Dalam aktivitas sehari-hari, petani berhadapan dengan berbagai risiko, seperti penggunaan alat dan mesin pertanian, paparan pestisida, hingga kondisi lingkungan kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan maupun gangguan kesehatan. Oleh karena itu, penerapan K3 perlu menjadi bagian dari kebiasaan kerja agar petani dapat bekerja dengan lebih aman, sehat, dan produktif.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan kerja petani, mahasiswa Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya melaksanakan survei di GAPOKTAN Tri Mulyo Tani, Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini merupakan tahap awal Program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan untuk mengetahui kondisi penerapan K3 di lingkungan kerja petani sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang ada sebelum program edukasi dilaksanakan. Survei dilakukan melalui observasi lapangan, diskusi bersama pengurus GAPOKTAN, serta penyebaran kuesioner kepada para petani.
Dari hasil survei diketahui bahwa GAPOKTAN telah memiliki struktur organisasi, SOP, dan alur kerja penggilingan padi. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama terkait penerapan K3. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah masih banyak petani yang belum pernah mendapatkan pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), serta belum tersedianya kotak P3K di area pertanian. Selain itu, masih diperlukan peningkatan pemahaman mengenai penggunaan APD, pengelolaan limbah pestisida, ergonomi kerja, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Temuan-temuan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan materi edukasi yang akan diberikan kepada petani.
Dari sisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kegiatan survei ini memiliki peran penting karena menjadi langkah awal untuk mengenali potensi bahaya dan risiko yang ada di lingkungan kerja. Dengan mengetahui kondisi yang sebenarnya, program edukasi yang diberikan nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan petani. Salah satu materi yang akan diberikan adalah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), sehingga petani memiliki pengetahuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan kerja sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dalam ajaran Islam, menjaga keselamatan diri merupakan bagian dari bentuk syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Allah Swt. Islam juga mengajarkan umatnya untuk menghindari segala sesuatu yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Allah Swt. berfirman:
"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan."(QS. Al-Baqarah: 195)
Ayat tersebut mengingatkan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dirinya dari hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya. Menerapkan K3 di lingkungan kerja merupakan salah satu bentuk ikhtiar dalam menjaga keselamatan jiwa (Hifz an-Nafs), yang menjadi salah satu tujuan utama dalam syariat Islam.
Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
"Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain."(HR. Ibnu Majah No. 2341)
Hadis ini mengajarkan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi dirinya maupun orang lain. Dalam kegiatan pertanian, hal tersebut dapat diwujudkan melalui penggunaan alat pelindung diri, penerapan prosedur kerja yang aman, serta kesiapan memberikan pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak petani yang menyadari bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan investasi untuk menjaga kesehatan, melindungi diri, dan meningkatkan produktivitas. Dengan dukungan dari petani, pengurus GAPOKTAN, pemerintah, dan perguruan tinggi, penerapan K3 di sektor pertanian diharapkan dapat terus berkembang sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.

Komentar
Posting Komentar